Kabar Baik dari Karawang, Sudah Hari ke-12 Tak Ada Tambahan Positif Corona

  • Whatsapp

KARAWANG- Pasca di berlakukan PSBB Kabupaten Karawang kesembuhan terakhir pasien Covid, hingga hari ke-12 belum ada penambahan pasien terkonfirmasi positif virus corona.

Hal tersebut diungkapkan  oleh juru Bicara tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Fitra Hergyana, bahwa kami berharap ini terus berlanjut. Semoga masyarakat patuh akan anjuran pemerintah.

Namun, kabar duka juga ada yakni adanya ODP, PDP dan pasien reaktif yang meninggal dunia. Oleh karena itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar terus berjaga jarak, menggunakan masker, rutin mencuci tangan, menjaga kebersihan dan jika perlu mengonsumsi vitamin.

“Kami ingin Kabupaten  Karawang tak ada lagi positif. Semua ingin agar Kabupaten Karawang tercinta turun level lagi ke zona biru,” ungkapnya, Selasa (2/6).

Menurutnya, adapun  untuk reaktif rapid test, berjumlah total 271 orang, sembuh 229 orang, masih dalam observasi 15 orang dan meninggal dunia 27 orang.

Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah total 420 orang, selesai pengawasan 359 orang, masih dalam pengawasan 25 orang, meninggal dunia 36 orang.

Orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah total 5.073 orang, selesai 4.739 orang, masih dalam pemantauan 328 orang dan meninggal dunia 6 orang.

Untuk orang tanpa gejala berjumlah total 836 orang, selesai pemantauan 762 orang dan masih dalam pemantauan 74 orang.

Lebih lanjut Fitra, pada hari ini, telah diadakan diskusi bersama antara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dengan komunitas influencer media sosial di Makodim 0604 Karawang.

“Selain diskusi, tujuan dari pertemuan tersebut salah satunya untuk mengantisipasi beredarnya kabar-kabar hoax terutama tentang Covid-19” singkatnya.

Gugus Tugas dan Dinas Kominfo senantiasa menyampaikan informasi kepada masyarakat terkait dengan perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Karawang.

“Namun kami prihatin bahwa faktanya, sampai saat ini, di media sosial masih banyak sekali informasi yang tidak benar, informasi yang seakan menebar “fear”, informasi yang menyesatkan dan mengandung hoax,” sesal Fitra.

Sehingga kami dari Gugus Tugas berharap agar komunitas ini bisa membantu kami dalam mendistribusikan informasi yang berkualitas terhadap masyarakat, memberikan persuasi untuk mematuhi anjuran pemerintah, dan mengajak masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Gugus Tugas selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat dalam rangka merumuskan kebijakan yang akan diambil dalam penanganan Covid-19.

“Aparat memiliki diskresi di lapangan dalam hal penegakan peraturan, masyarakat yang harus mendukung usaha ini dengan tetap menjalankan anjuran pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin,” pungkasnya.(dmr)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *