KARAWANG- Dua Puskesmas di Kabupaten Karawang ditutup sementara, hal ini lantaran pasca tiga medis dinyatakan Covid-19. Demikian diungkapkan Dinas Kesehatan Karawang untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di Karawang.
“Puskesmas Wanakerta dan Curug ditutup sementara. Untuk Wanakerta, dua perawatnya dinyatakan postif, sedangkan di Curug, bidan yang terpapar,” ujar Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nanik Jodjana, Minggu (26/7/2020).
Dikatakan Nanik, mulai tanggal 27 Juli hingga 9 Agustus 2020 dilakukan penutupan kedua puskesmas tersebut. Penutupan itu diharapkan dapat dimengerti masyarakat setempat.
“Warga bisa berobat ke tempat lain jika benar-benar membutuhkan pengobatan,” katanya.
Nanik juga mengungkapkan, untuk tiga tenaga medis di lingkungan Dinkes Karawang yang positif covid-19, setelah mereka menjalani rapid test dan swab test massal yang digelar BIN, dua hari lalu.
“Dari delapan yang positif itu, 3 orang merupakan tenaga kesehatan,” katanya.
Dinkes Karawang, kata Nanik, tidak mengetahui tiga medis tertular covid-19 dari mana. Untuk itu, Dinkes melakukan tracing terhadap orang terdekat atau orang yang pernah berinteraksi dengan 8 pasien baru tersebut.
Dinas Kesehatan Karawang juga menemukan klaster baru dari sebuah organisasi masyarakat (Ormas) agama. Dari klaster itu, sebanyak 6 orang dinyatakan positif covid-19.
“Atas dasar itu kami melakukan karantina kumunal yakni di Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur. Dinkes mengimbau masyarakat tetap waspada dan patuh menjalani protokol kesehatan saat menjalankan aktivitasnya,” pungkasnya.(dmr)