KARAWANG- Dalam rangka menyebarluaskan informasi tentang bahaya Tuberkulosis (TBC), Pemkab Karawang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) melakukan Advokasi Desa Siaga TBC Kabupaten Karawang untuk dilaksanakan di setiap desa-desa.
Advokasi sendiri dihadiri, Asda 2 Drs Haryanto, Plt Kadinkes Karawang, Nanik, Komunitas Peduli TBC, Kadinkes Jabar, dr Berli Hamdani hingga Dirjen P2P Kemenkes RI, dr. Achmad Yurianto yang juga mantan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 pusat.
Dirjen P2P Kemenkes RI, dr. Achmad Yurianto menyampaikan untuk mempercepat penemuan dan penyembuhan suspek TBC dan gerakan bersama menuju eli sektor kesehatan sebagai tindaklanjut rapat terbatas kebinet TBC.
“Melibatkan kelompok kader dalam struktur desa siaga aktif maka kegiatan sosialisai pengendalian TB, pelacakan, dan pendampingan akan lebih mudah dan intensif,” ujarnya.
Ia menerangkan, masyarakat sangat dibutuhkan dalam rangka upaya pembangunan kesehatan dengan melakukan pola kesehatan di lingkungan dan keluarganya, sehingga produktif dan pemulihan dan bermanfaat.
“Ada sumber daya manusia, pembagian tugas, ada peta dan lain sebagainya,” Yuri saat diwawancarai.(dmr)







