Didemo Ratusan Mahasiswanya, Ini Penjelasan Rektorat UBP Karawang

  • Whatsapp

KARAWANG- Ratusan Mahasiswa UBP Karawang gelar aksi demonstrasi tuntut rektorat agar mahasiswa yang belum bayaran bisa mengikuti Ujian Akhir Semester.

Wakil Ketua BEM UBP Karawang, Rangga Wijayanto, kondisi saat ini masih Pandemi Covid-19 dan banyak mahasiswa kesulitan untuk melakukan pembayaran kuliah.

  1. “Saat ini kami bersama mahasiswa lain menggelar aksi dikarenakan tidak bisa mengikuti UAS padahal ini masih dalam kondisi covid,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan mahasiswa yang mempunyai tunggakan UKT bisa mengikuti UAS dengan cara melakukan penangguhan pembayaran UKT, atas kesepakatan waktu yang telah ditentukan berdasarkan kesanggupan mahasiswa. dengan catatan membayar 1.000.000 terlebih dahulu.

Ditambahkan Ketua BLM UBP Karawang, Hendri Hermawan, sebelumnya mahasiswa telah melakukan audiensi sebanyak dua kali tetapi tidak mencapai kesepakatan bersama antara mahasiswa dan rektorat.

“Ya kami telah melakukan audiensi sebanyak dua kali, tetapi tidak menemukan kesepakatan, malah kami dari pihak mahasiswa merasa di khianati pada akhirnya terjadi polemik di kalangan mahasiswa dan terjadilah aksi demonstrasi” tandasnya

Sambung Hendri, mahasiswa UBP Karawang akan terus melakukan aksi sampai pada keempat tuntutan yang diajukan dapat disepakati oleh pihak lembaga rektorat.

Saat dikonfirmasi, pihak rektorat, melalui Dekan FH, Deny Guntara, saat ini mahasiswa yang sedang melakukan aksi kebanyakan mempunyai tunggakan UKT, diketahui dirinya itu bukan atas dasar ketidakmampuan melakukan pembayaran UKT.

“Ternyata beberapa daripada mereka setelah dilakukan tracking, itu bukan atas dasar tidak mampu membayar UKT, itu diketahui saat ada orangtuanya datang ke kampus yang selalu memberikan uang bayaran UKT namun tidak dibayarkan” jelasnya.

Bahkan Deny Guntara mengungkapkan ada 3 jenis beasiswa di UBP seperti karawang cerdas, KIP, dan UKT yang diterima mahasiswa sebagai bantuan biaya pendidikan namun tidak digunakan untuk melakukan pembayaran UKT.

Lanjutnya, jumlah mahasiswa yang mempunyai tunggakan pada saat ini mencapai 70 persen dari total 9.000 mahasiswa, akibatnya UBP pada saat ini sedang mengalami likuiditas keuangan.

“Tahun ini tunggakannya mencapai 70 persen dari total 9.000 mahasiswa dengan kisaran angkanya mencapai 23 Milyar,” pungkasnya.(dmr)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *