KARAWANG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang bakal menggelar rapat pimpinan (Rapim) untuk memutuskan tindakan yang diambil setelah Wakil Ketua 3 DPRD meninggal karena Covid-19.
Kabag Humas DPRD, dr Dwi Susilo mengatakan, rapat itu bakal digelar pada Rabu (23/06/2021) untuk menentukan WFH atau peneutupan sementara gedung DPRD.
“Hari ini akan digelar rapat pimpinan untuk memutuskan apa work from home (WFH) atau yang lainnya. Seperti 25 persen masuk kerja di kantor dan 75 persen melakukan bekerja di rumah,” ujarnya.
Dwi juga membenarkan kabar duka Wakil Ketua DPRD Karawang, Deden Rahmat dinyatakan meninggal dunia pada hari Rabu, 23 Juni 2021 terkonfirmasi positif Covid-19. Sebelumnya beliau sempat sakit dan dirawat di RS. Primaya.
“Turut berduka cita atas meninggalnya yang terhormat Wakil Ketua DPRD, Deden Rahmat jam 08:25, sebelumnya cukup lama dirawatnya di rumah sakit,” paparnya.
Dwi juga menjelaskan ada belasan anggota dewan positif Covid-19 beserta Staf, diduga terpapar klaster keluarga. Dimana sebagian melakukan isolasi mandiri maupun dirawat rumah sakit sesuai dengan ketentuan standarisasi protokol kesehatan Covid-19.
“Dari belasan orang tersebut, satu dinyatakan meninggal, satu lagi dirawat dan sisanya melakukan isolasi mandiri. DPRD juga sulit melacak penyebab terpaparnya,” pungkasnya.(dmr)






