KARAWANG- Ketua Koordinator KKN Desa Pulomulya, Christa Bila Herdiansyah dan beberapa mahasiswa Universitas Buana Perjuangan melaksanakan Kuliah kerja Nyata di desa Pulomulya.
KKN sendiri telah memasuki minggu ke 3 mahasiswa UBP Karawang di desa Pulomulya. Pada saat kami terjun langsung meninjau kondisi masyarakat di desa Pulomulya memang ada beberapa hal masalah terkait pendidikan, ekonomi, teknologi, kesehatan yang kami temui di masyarakat, tugas mahasiswa terjun untuk memulihkan masalah yang ada di desa pulomulya salah satu masalah yang mahasiswa bantu untuk memulihkan diantaranya pendidikan, hukum, ekonomi, teknologi dan kesehatan.
Kepala Desa Pulomulya, Ajat Swandi mengatakan, pendidikan yang benar-benar sangat menurun diakibatkan proses pendidikan yang menggunakan metode daring, namun dalam hal ini memiliki tantangan yang dimana jaringan internet di desa tersebut tidak mumpuni, dan sewaktu kami turun ke lapangan kami menemukan masalah ataupun hambatan terkait bidang ekonomi di desa Pulomulya.
Dikatakan Ajat Swandi, penididikan di desa Pulomulya yakni 80% pekerjaan tersebut adalah bertani. Dalam pelaksanaan KKN terbut mahasiswa di damping oleh Dosen pendamping lapangan Dadan Ridwanuloh,S.I.,M.Si merupakan dosen yang mendapingi mahasiswa untuk mengarahkan mahasiswa dalam pelaksanaan KKN Online tersebut.
Universitas Buana Perjuangan Karawang kembali melakukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Tahun ini, merupakan tahun kedua KKN UBP Karawang dilaksanakan secara daring sejak adanya penyebaran pandemi covid-19 masuk ke Indonesia tahun 2020 lalu.
Tujuan dilaksanakan KKN untuk merepresentasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang merupakan kewajiban bagi seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia. Ketiga dharma tersebut adalah pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rencananya, KKN berlangsung dari 1 Juli 2021 sampai 31 Juli 2021. Mahasiswa yang mengikuti KKN di desa ini ada sebanyak 17 mahasiswa dari berbagai prodi seperti Manajemen, Akutansi, Psikologi, Ilmu Hukum, Teknik Industri, Infomatika, Farmasi Dan Pendidikan Guru Sekolah dasar serta dibimbing oleh dosen lapangan.
Kegiatan KKN Online tahun 2021 di UBP Karawang dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBP Karawang dengan arahan para pimpinan Universitas dan masukan dari Stakeholder.
Dalam program kerja kali ini mahasiswa membantu untuk pengisian prodeskel (profil desa) dan meningkatkan UMKM di desa Pulomulya, terdapat dua UMKM di desa Pulomulya itu sendiri yaitu minuman dengan konsep kekinian, Teh Tarik Kusuka yang di pelopori oleh bapak Ahmad Roma selaku owner dari teh Tarik kusuka bahan dari pembuatan Teh Tarik Kusuka ini terdiri dari Teh serbuk, gula putih, susu full cream, jelly, saat ini Teh Tarik Kusuka.
Selanjutnya, dalam meningkatkan UMKM di masa pandemi ini kelompok KKN di desa Pulomulya membantu dalam promosi dan memasarkan produk dari pak roma, dari pembuatan frenchase kecil agar teh Tarik semakin luas cangkupannya tidak hanya di desa, lalu kami membuat ex banner dari teh Tarik kusuka ini agar masyarakat lebih mengenal produk dari pak roma, setelah itu kami pun mempromosikan melalui media sosial yang saat ini sedang ramai di platform media sosial, Instagram dan facebook guna agar cangkupan produk lebih meluas.
Namun dalam pengabdian untuk desa kami mahasiswa membuat tempat cuci tangan hidrolik dengan bahan pipa bekas dan membuat handsanitizer, (Gambar .2) untuk meningkatkan kesadaran bagi warga desa pulomulya mengenai pentingnya menjaga kebersihan untuk mengurangi angka penularan covid19 di wilayah desa Pulomulya.(rls)





