Libatkan Mahasiswa, Pupuk Kujang Dorong Regenerasi Petani di Program Makmur

  • Whatsapp

KARAWANG- Pupuk Kujang terus berupaya mendorong generasi muda untuk terjun di bidang pertanian. Yang sedang dilakukan saat ini, yaitu kolaborasi antara dunia pendidikan dengan program Makmur.

“Bentuk kolaborasi itu adalah melibatkan mahasiswa pertanian di Program Makmur. Supaya mahasiswa pertanian menyelami langsung dunia pertanian secara menyeluruh. Mulai dari pendampingan budidaya hingga pascapanen,” kata Syaiful Rodhian Achmad, dari Tim Makmur Pupuk Kujang, Jumat (7/10/2022).

Read More

Syaiful menuturkan, dalam program ini, mahasiswa bisa punya pengalaman untuk berinteraksi langsung dengan petani, dan dibimbing agronom Pupuk Kujang untuk menyediakan solusi untuk memecahkan masalah petani.

“Sehingga bisa mengaplikasikan ilmunya di kehidupan nyata. Mempraktikkan teori yang dipelajari dari kampus di ladang dan sawah petani,” kata Saiful.

Menurut Saiful, program ini tak lepas dari gejala krisis petani muda yang menghantui Indonesia saat ini. Minimnya minat anak muda berkecimpung di dunia pertanian dikhawatirkan bisa menyulitkan misi negara menuju swasembada pangan.

“Mudah-mudahan setelah terjun di program Makmur dan terlibat langsung dengan petani-petani yang sukses, adik-adik mahasiswa ini berminat menjadi petani moderen,” Syaiful menambahkan.

Dunia pendidikan pun menyambut baik program ini. Darso Sugiono, Wakil Dekan Fakultas Pertanian Universitas Singaperbangsa Karawang menuturkan, program ini bisa mengajak mahasiswa berfikir kritis dan membuat solusi untuk masalah petani.

“Karena saya lihat Program Makmur ini isinya serangkaian solusi untuk petani mulai dari budidaya sampai pemasaran. Sehingga, petani sukses bertani dan lebih sejahtera,” kata Darso.

“Selain berkecimpung di onfarm, para mahasiswa ini juga bisa mempraktikkan ilmunya untuk memasarkan komoditas secara online. Ini adalah kesempatan praktik yang produktif,” kata Darso.

Di kesempatan ini, ungkap Darso, sebanyak 100 mahasiswa dari Jurusan Agroteknologi dan Agrobisnis akan disebar ke seluruh Jawa Barat dan Banten. Mereka akan dibimbing Tim Makmur Pupuk Kujang untuk mendampingi petani.

“Mahasiswa ini akan punya pengalaman menangani komoditas padi, tebu, nanas, lemon dan berbagai jenis tanaman holtikultura,” kata Darso.

Program Makmur merupakan program strategis Pupuk Indonesia (Persero) dan dijalankan seluruh anak perusahaannya. Program yang diresmikan Menteri BUMN, Erick Thohir ini, merupakan upaya menghadirkan solusi andal bagi petani.
Dalam program ‘Makmur’, petani diberikan pendampingan intensif saat melakukan budidaya pertanian berkelanjutan.

Tak hanya itu, petani pun dimanjakan dengan pengarahan rantai pasok yang didukung teknologi. Melalui program ‘Makmur’, petani mendapat paket lengkap mulai dari olah lahan, analisa tanah, lalu diaplikasikan pupuk yang pas karena ada target produksi yang dicapai. Dengan program ini, petani akan didampingi agronom-agronom handal dan diarahkan melakukan pemupukan dengan tepat. Tentu memperhatikan timing dan dosis. (rls)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *