KARAWANG – Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) mengukuhkan 1.503 mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Aula Syekh Quro pada Senin, 24 Februari 2025.
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsika, Prof. Dr. H. Sutirna, M.Pd menyampaikan, pengukuhan ini dikhususkan bagi mahasiswa PPG Guru Tertentu Piloting 2 dan 3 alias mahasiswa PPG dalam jabatan (daljab).
Mereka, terang dia, adalah mahasiswa yang sebelumnya pernah berkuliah, dan sudah mengabdi menjadi guru dalam jangka minimal 5 tahun.
“Pengukuhan ini dilaksanakan secara 2 metode, satu secara langsung di sini, yaitu yang hadir sebanyak 185 dan yang tidak hadir sisanya online,” terangnya saat diwawancarai tvberita.
“Kita mengukuhkan 4 program studi, yaitu PJOK, Matematika, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia,” tambahnya.
Ia mengulas, pendidikan profesi guru adalah program milik Kementerian. Dalam hal ini, Kampus Unsika diberi kepercayaan untuk menguji sekaligus mengukuhkan mahasiswa PPG yang telah lulus.
Karena itu, program ini tidak diikuti oleh warga Karawang saja. Melainkan diikuti oleh peserta, dari seluruh Indonesia.
“Mahasiswa kita itu seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke, nah tapi alhamdulilah pada hari ini ada juga perwakilan dari Sumatera, Aceh, Jambi, Surabaya, Lampung, Kalimantan Barat, Papua, Maluku hingga NTB hadir disini,” paparnya.
Dekan menjelaskan, setelah dikukuhkan para mahasiswa PPG ini dinyatakan sebagai guru profesional dan memiliki sertifikat resmi dari pemerintah.
“Nantinya urusan penempatan oleh Dirjen GTK langsung dengan BKN,” jelasnya.
Selain mahasiswa PPG kategori Guru Tertentu, Universitas Singaperbangsa Karawang juga memiliki sebanyak 218 mahasiswa PPG prajabatan atau calon guru.
“Yang calon guru saat ini memasuki semester 2 mau tamat, nanti diwisuda. Jadi ini perkuliahan profesi, tentang bagaimana mereka mengajar menjadi guru profesional. Masa pembelajarannya kurang lebih 3,5 bulan dan di kita mewisuda setiap tahun,” tutupnya.(red)






