KARAWANG – Mobil Avanza B 2547 KMQ terlibat kecelakaan dengan truk tronton di depan Timbangan Balonggandu, Kecamatan Jatisari, Karawang, pada Minggu (27/4).
Mobil berwarna putih itu ditabrak saat memutar balik untuk menghindari kejaran petugas PJR (Patroli Jalan Raya) ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
Kanit III PJR Cikampek, Iptu Bagus Basuki Hadi, membenarkan aksi kejar-kejaran petugas dengan kendaraan tersebut.
“Iya benar, mobil itu dicurigai di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek karena berjalan zig-zag dan kami lakukan pengejaran,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (28/4).
Dia menuturkan, petugas PJR awalnya sedang melakukan patroli di ruas Jalan Tol Japek, tepatnya di KM 53 arah Cikampek.
Petugas lalu melihat pengemudi yang memacu kendaraannya secara zig-zag dan membahayakan pengendara lain.
Namun saat akan diberhentikan, pengendara tersebut terlihat panik dan tancap gas dengan kecepatan tinggi. Kendaraan itu bahkan keluar ruas tol dengan menabrak palang pintu Gerbang Tol Dawuan menuju jalur arteri.
“Pengendara lanjut menancap gas kecepatan tinggi dan keluar di daerah Dawuan,” kata Bagus.
Petugas lalu berkomunikasi dengan Jasa Marga dan kepolisian setempat untuk membantu menyetop kendaraan tersebut.
Di tengah aksi kejar-kejaran itu, kendaraan tersebut sempat mengecoh petugas dengan mendadak memutar balik hingga menabrak sepeda motor di jalur arteri.
Petugas terus melakukan pembuntutan dan sesampainya di Jembatan Timbang, kendaraan tersebut kembali melakukan putar balik. Akan tetapi dari arah berlawanan datang truk tronton sehingga menabrak kendaraan hingga ringsek.
“Ada empat orang di dalam mobil itu, termasuk sopir,” katanya.
Kabur pakai mobil polisi
Dia menjelaskan, dua dari empat orang dalam mobil itu mengalami luka berat akibat kecelakaan dan langsung dievakuasi petugas ke dalam mobil ambulans.
Di momen itu lah dua orang lainnya yang mengalami luka ringan berusaha kembali kabur.
Mereka berpencar, satu orang menumpang kendaraan umum, satunya lagi merampas dan membawa mobil petugas Polsek Jatisari dengan melawan arus.
“Selanjutnya petugas lakukan pengejaran bersama masyarakat dan terjadi kecelakaan kembali, sehingga kedua pelaku itu diamuk oleh massa dengan kondisi luka berat,” jelasnya.
Keempat orang ini diduga merupakan komplotan pencurian kendaraan. Hal itu terlihat adanya sejumlah barang bukti seperti pelat nomor, kunci-kunci mobil dan peralatan lainnya.
“Selanjutnya kasus ini diserahkan ke Polsek Jatisari untuk penyelidikan lebih lanjut,” katanya.
Penanganan dialihkan ke Ciputat
Kapolres Karawang, AKBP Fiki Novian Ardiansyah membenarkan bahwa empat orang dalam mobil tersebut merupakan komplotan pencuri mobil.
Keempat orang itu saat ini sudah ditangani kepolisian wilayah Ciputat, Tangerang Selatan karena TKP pencuriannya di wilayah tersebut.
“Betul mereka rampok tapi kejadian di Ciputat dan sudah diambilalih,” jelasnya. (*)






