DPRD Karawang Dorong Seleksi Dewas PD Petrogas Persada Berjalan Profesional

  • Whatsapp

KARAWANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang mendorong agar proses seleksi calon dewan pengawas (Dewas) PD Petrogas Persada Karawang dilakukan secara profesional dan transparan.

Ketua Komisi II DPRD Karawang, Mumun Maemunah, mengatakan bahwa seleksi ini merupakan langkah positif yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam membenahi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut.

“Dengan dilakukannya seleksi calon dewas ini, saya melihat pemerintah kabupaten sudah mulai serius untuk memperbaiki kinerja BUMD, khususnya PD Petrogas Persada Karawang,” ujar Mumun, Kamis (19/6/2025).

Ia mengungkapkan bahwa PD Petrogas Persada Karawang sudah lama mengalami kondisi mati suri dan perlu segera diaktifkan kembali agar bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

“Keberadaan PD Petrogas Persada Karawang sebagai BUMD seharusnya bisa berfungsi untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah. Sudah terlalu lama masalah di perusahaan ini dibiarkan,” tegasnya.

Mumun menyampaikan, jika posisi dewan pengawas sudah terisi, maka PD Petrogas Persada Karawang dapat kembali beroperasional secara normal sebagaimana BUMD lainnya.

“Untuk saat ini posisi dewas masih dijabat oleh penjabat sementara (Pjs). Jadi, nanti ketika sudah ada dewas definitif, maka Petrogas akan bisa beroperasi lagi, baik dari sisi administrasi, produksi, dan kegiatan lainnya. Sehingga bisa berkontribusi ke Pendapatan Asli Daerah (PAD), yaitu dari dividen dan pajak,” kata dia.

Menurutnya, Karawang memiliki potensi besar di sektor energi, khususnya gas, yang dapat dikelola optimal melalui BUMD yang sehat dan profesional.

“Karawang ini punya cadangan gas yang besar. Kalau dikelola dengan benar lewat BUMD, tentu akan sangat berdampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap, proses seleksi ini bisa berjalan lancar dan menghasilkan figur dewan pengawas yang kompeten dan konsisten dalam menjalankan tugas.

“Saya berharap yang terpilih nanti adalah orang-orang yang benar-benar paham, punya integritas, dan mau bekerja membangun BUMD ini agar bisa bermanfaat,” ucap Mumun.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sikap independen dari panitia seleksi agar proses berjalan objektif tanpa campur tangan pihak luar.

“Panitia seleksi harus netral dan transparan, tidak boleh ada intervensi dari siapapun. Semua harus berdasarkan penilaian kualitas dan integritas calon,” katanya.

Seleksi calon dewan pengawas ini dilakukan melalui skema Swakelola Tipe II, yaitu kolaborasi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi negeri, dalam hal ini Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika).

“Panitia seleksi harus sportif, mendahulukan mutu dan kualitas. Dengan begitu, PD Petrogas Persada Karawang bisa dibimbing menjadi BUMD yang sehat dan memberi manfaat nyata bagi Karawang,” pungkasnya. (red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *