KARAWANG– Karawang International Industrial City (KIIC) dan Telaga Desa memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) 2025 melalui aksi penghijauan dan penguatan ketahanan pangan di Desa Walahar, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum sinergi lintas sektor yang melibatkan pengelola kawasan industri, TNI serta para tenant. Sejumlah pihak turut ambil bagian, diantaranya Kodim 0604/Karawang, Perum Jasa Tirta II, serta perusahaan swasta seperti HM Sampoerna.
Hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0604 Karawang Letkol Inf Naryanto, S.Kom., M.Han, Kasdim Mayor Inf Saeful Husna, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karawang, Muspika Kecamatan Klari serta Polsek Klari.
Division Head External & Public Relation KIIC, Bambang Sugeng menegaskan bahwa tema HMPI tahun ini “Menanam Pohon untuk Masa Depan yang Lebih Baik” bukan hanya slogan, tetapi diwujudkan lewat dukungan nyata berupa bantuan bibit secara masif bagi program ketahanan pangan Kodim 0604/Karawang.
“Pohon bukan hanya tumbuhan, tetapi sumber kehidupan. Pohon memberi udara bersih, menjaga tanah, menyediakan air, serta menciptakan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang,” ujar Bambang.
Ia berharap gerakan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, namun menjadi aksi berkelanjutan yang terus menginspirasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
Berdasarkan data di lapangan, KIIC bersama para member Telaga Desa menyerahkan total 116.430 bibit tanaman sayuran dan 300 bibit tanaman pohon produktif.
Rincian bantuan bibit tersebut meliputi:
Tanaman Sayuran: Jagung Hybrida F1 Macho (42.930 biji), Cabe Rawit (40.000 biji), Terong (4.000 biji), Jagung Manis (17.500 biji), dan Kubis (12.000 biji).
Tanaman Pohon Produktif: 100 pohon Salam, 100 pohon Mahoni, 50 pohon Belimbing, 25 pohon Mangga, dan 25 pohon Rambutan.
Selain bibit tanaman, dukungan sarana prasarana juga mengalir dari pihak swasta lainnya. Tercatat, PT Schutz CSI memberikan bantuan 5 unit toren air (IBC/Kempu) dan PT Yushiro Indonesia menyumbangkan 20 unit tong sampah untuk mendukung kebersihan area tanam.
Dandim 0604/Karawang Letkol Inf Naryanto menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia menilai gerakan menanam pohon sebagai langkah strategis dalam menjaga keseimbangan ekologis sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah dan nasional.
“Ini bukan hanya sekadar menanam, tetapi upaya jangka panjang menjaga lingkungan serta mendukung ketahanan pangan nasional. Kami mengapresiasi keterlibatan komunitas dan industri dalam gerakan ini,” ucap Naryanto.
Ia menambahkan, pohon yang ditanam hari ini merupakan investasi bagi generasi mendatang.
“Kami mengajak seluruh member, relawan dan masyarakat untuk tidak hanya menanam, tapi juga merawatnya. Langkah kecil ini, jika dilakukan bersama, akan memberi dampak besar bagi bumi,” tandasnya.
Kegiatan yang berpusat di Area Ketahanan Pangan Kodim 0604/Karawang ini ditutup dengan sesi edukasi manfaat pohon produktif dan ajakan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkesinambungan di wilayah Kabupaten Karawang.(red)






