KARAWANG– Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir, alam menghadirkan berkah sekaligus tantangan. Di balik sumber kehidupan yang melimpah, terdapat potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi.
Karenanya, kesiapsiagaan terhadap bencana merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan dan keberlanjutan kehidupan. Membangun ketangguhan masyarakat tidak cukup hanya melalui respons saat bencana terjadi, tetapi harus dimulai jauh sebelumnya melalui peningkatan pengetahuan, kesiapsiagaan, dan kolaborasi dari tingkat desa.
Berangkat dari semangat tersebut, Pertamina EP Tambun Field bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) di Desa Sungaibuntu, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang.
Kolaborasi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat kapasitas masyarakat agar mampu mengenali potensi ancaman, melakukan mitigasi, serta merespons bencana secara cepat, terukur, dan mandiri.
Program pembentukan Destana dilaksanakan dalam dua tahapan, yakni pada 24 Juni 2026 dan 8 Juli 2026, dengan melibatkan 40 peserta yang terdiri atas unsur Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, kader desa, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan.
Melalui pendekatan partisipasi, para peserta dibekali pemahaman mengenai konsep Desa Tangguh Bencana sekaligus menyusun langkah-langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan desa dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dan tahapan pembentukan Desa Tangguh Bencana, dilanjutkan dengan identifikasi potensi ancaman, tingkat kerentanan, serta kapasitas yang dimiliki Desa Sungaibuntu melalui diskusi partisipatif. Seluruh peserta kemudian menyusun rencana tindak lanjut sebagai pedoman implementasi program Destana, sehingga desa memiliki arah yang jelas dalam membangun sistem pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat.
Puncak kegiatan ditandai dengan pelantikan Pengurus Desa Tangguh Bencana (Destana) Desa Sungaibuntu yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Pelaksana BPBD Kabupaten Karawang, Hj. Astining Pujiharti, S.E. Pelantikan tersebut menjadi tonggak penting terbentuknya kelembagaan Destana yang akan menjadi garda terdepan dalam upaya pengurangan risiko bencana, peningkatan kesiapsiagaan, koordinasi penanggulangan bencana, hingga respons tanggap darurat di tingkat desa.
Head of Communication, Relations & CID PT Pertamina EP Zona 7, Wazirul Luthfi, mengatakan bahwa pembentukan Desa Tangguh Bencana merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan masyarakat yang tangguh dan adaptif terhadap berbagai potensi risiko bencana. “Keselamatan masyarakat merupakan salah satu prioritas kami. Melalui kolaborasi bersama BPBD Kabupaten Karawang dan Pemerintah Desa Sungaibuntu, kami berharap terbentuknya Desa Tangguh Bencana mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen PT Pertamina EP Tambun Field dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat nyata, berkelanjutan, serta mendukung terwujudnya pembangunan desa yang aman dan tangguh,”ujar Wazirul.
Kepala Desa Sungaibuntu turut menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina EP Tambun Field dan BPBD Kabupaten Karawang atas kolaborasi dalam pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana). “Kami menyampaikan terima kasih kepada PT Pertamina EP Tambun Field dan BPBD Kabupaten Karawang yang telah mendampingi masyarakat dalam membentuk Desa Tangguh Bencana.
Program ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas warga dalam mengenali potensi risiko, melakukan mitigasi, serta merespons bencana secara cepat dan terkoordinasi. Kami berharap kepengurusan Destana yang telah terbentuk dapat terus aktif dan menjadi penggerak ketangguhan masyarakat di Desa Sungaibuntu.”
Melalui program Destana, masyarakat tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai mekanisme pembentukan Desa Tangguh Bencana, tetapi juga berhasil memetakan potensi ancaman, mengenali sumber daya yang dimiliki desa, serta membangun komitmen bersama untuk memperkuat kapasitas Desa Sungaibuntu dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Terbentuknya kepengurusan Destana juga menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan upaya mitigasi bencana yang melibatkan seluruh elemen masyarakat secara aktif.
Sebagai bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina EP Tambun Field akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, BPBD, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang memberikan manfaat berkelanjutan. Melalui kolaborasi tersebut, Perusahaan berharap dapat berkontribusi dalam mewujudkan desa yang lebih siap, tanggap, dan Tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman bencana, sekaligus mendukung pembangunan desa yang aman, mandiri, dan berkelanjutan.(Rls)






