KARAWANG – DPRD Kabupaten Karawang menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 yang akan digelar secara elektronik atau digital di 67 desa.
Ketua Komisi I DPRD Karawang Saepudin Zuhri mengatakan, dukungan tersebut diberikan untuk memastikan pelaksanaan Pilkades berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami mendukung pelaksanaan Pilkades Serentak 2026. Harapannya seluruh tahapan dapat berjalan lancar dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya, saat Sosialiasi Pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di Aula Husni Hamid, Selasa (18/8)
Saepudin mengapresiasi pelaksanaan Pilkades Serentak secara digital yang telah digelar Pemkab Karawang pada 2025. Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi pengalaman penting untuk penyelenggaraan Pilkades digital tahun ini.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan Pilkades Serentak secara digital pada 2025 yang berjalan sukses. Pengalaman itu tentu menjadi modal untuk pelaksanaan Pilkades tahun ini,” katanya.
Menurut Saepudin, pengalaman sebelumnya perlu dijadikan bahan evaluasi, terutama dalam memastikan kesiapan sistem dan penyelenggara sebelum pemungutan suara berlangsung.
Ia juga menilai sosialisasi kepada masyarakat perlu terus diperkuat agar pemilih memahami tata cara penggunaan sistem elektronik saat memberikan hak suaranya.
“Jangan sampai masyarakat datang ke tempat pemungutan suara tetapi belum memahami mekanisme digitalnya. Karena itu, sosialisasi harus dilakukan secara jelas dan mudah dipahami,” ucapnya.
Selain kesiapan teknis, Saepudin mendorong pemerintah daerah dan panitia memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa serta unsur keamanan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi berbagai persoalan selama tahapan Pilkades.
“Koordinasi harus terus diperkuat, baik antara pemerintah daerah, panitia, pemerintah desa maupun unsur terkait. Dengan begitu, setiap persoalan yang muncul bisa segera ditangani,” tegasnya.
Saepudin juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas selama proses Pilkades. Perbedaan pilihan, kata dia, merupakan bagian dari demokrasi yang harus disikapi secara dewasa.
Ia berharap pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 tidak hanya berjalan sukses dari sisi teknis, tetapi juga mampu menghasilkan kepala desa yang dapat menjalankan pemerintahan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Kami berharap Pilkades ini berlangsung aman dan demokratis serta menghasilkan kepala desa yang amanah dan mampu membawa desanya menjadi lebih baik,” pungkasnya. (Red)






