KIIC Salurkan Beasiswa dan 60 Set Mebeler untuk SMAN 2 Telukjambe Timur

  • Whatsapp

KARAWANG– Karawang International Industrial City (KIIC) kembali menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) kepada 280 siswa SMP dan SMA sederajat. KIIC juga memberikan bantuan mebeler untuk SMAN 2 Telukjambe Timur, Karawang, Jawa Barat.
‎
‎Program yang telah berjalan sejak tahun 2000 ini menjadi bagian dari komitmen KIIC dalam mendukung pendidikan sekaligus membantu meringankan beban siswa kurang mampu di wilayah ring 1 perusahaan.
‎
‎Tujuh desa menjadi penerima program beasiswa, yakni Desa Margamulya, Margakaya, Wadas, Sukaluyu, Sirnabaya, Puseurjaya dan Parungmulya.
‎
‎Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di SMAN 2 Telukjambe Timur, Rabu (30/9/2026) siang. Bantuan diserahkan External Relation Division Head KIIC, Bambang Sugeng, dan disaksikan para siswa, kepala sekolah, kepala desa, guru serta sejumlah pejabat terkait.
‎
‎Bambang mengatakan, program beasiswa tersebut merupakan bentuk komitmen moral dan tanggung jawab sosial KIIC di bidang pendidikan.
‎
‎“Yang kami lakukan ini merupakan bentuk komitmen moral dan bukti nyata bahwa kita memiliki satu visi yang sama, yaitu menjaga dan memperjuangkan masa depan anak-anak kita di Kabupaten Karawang,” kata Bambang.
‎
‎Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan kawasan industri dan infrastruktur, tetapi juga kualitas sumber daya manusia.
‎
‎“Pendidikan adalah kunci utama, pilar paling pokok, sekaligus investasi jangka panjang untuk membangun peradaban yang lebih baik,” ujarnya.
‎
‎Sebagai kawasan industri yang tumbuh di tengah masyarakat, lanjut Bambang, KIIC memahami keberlanjutan bisnis harus berjalan selaras dengan kesejahteraan warga sekitar.
‎
‎Pada tahun ajaran 2026-2027, KIIC menyalurkan bantuan beasiswa senilai Rp299,4 juta kepada 280 siswa. Bantuan tersebut terdiri dari 158 siswa SLTA dan 122 siswa SLTP/SMP yang tersebar di 19 SMA dan 15 SMP di wilayah sekitar KIIC.
‎
‎Bantuan diberikan dalam bentuk uang pendidikan, masing-masing Rp1,2 juta per siswa per tahun untuk tingkat SMA dan Rp900 ribu per siswa per tahun untuk tingkat SMP.
‎
‎Selain beasiswa, KIIC juga memberikan bantuan fasilitas mebeler sebanyak 60 set yang terdiri dari 60 meja dan 120 kursi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di SMAN 2 Telukjambe Timur.
‎
‎“Kami berharap bantuan ini dapat menjadi pemantik semangat dan pendorong harapan agar tidak ada anak-anak kita yang harus kehilangan kesempatan belajar karena keterbatasan ekonomi maupun sarana belajar,” ucapnya.
‎
‎Ia menambahkan, program pendidikan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan CSR KIIC yang dijalankan melalui sejumlah pilar.
‎
‎Selain beasiswa dan sarana belajar, KIIC memberikan pelatihan keterampilan vokasi, kesiapan kerja dan literasi digital bagi pelajar serta pemuda lokal.
‎
‎Di bidang pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan, KIIC menjalankan pelatihan serta pendampingan pertanian organik dan program pertanian perusahaan di tingkat desa.
‎
‎Sementara di bidang kesehatan, KIIC menjalankan program kesehatan dasar melalui posyandu, pemberian makanan tambahan untuk pencegahan stunting serta berbagai kegiatan sosial dan kesehatan lainnya.
‎
‎Di bidang lingkungan, KIIC juga menjalankan program penanaman pohon, pengelolaan sampah berbasis komunitas, edukasi lingkungan serta program School Go Green di sekolah-sekolah sekitar kawasan.
‎
‎Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karawang, Wawan Setiawan, mengapresiasi dukungan KIIC terhadap dunia pendidikan.
‎
‎Menurutnya, bantuan pendidikan dari perusahaan tidak harus terbatas pada kewenangan pemerintah daerah.
‎
‎“Kalau kita lihat, kewenangan pemerintah kabupaten dalam pembangunan pendidikan memang sampai jenjang SMP. Namun, untuk kali ini kami hadir untuk menghargai dan mendukung program CSR KIIC hingga ke jenjang SMA. Kami menyambut baik langkah tersebut,” kata Wawan.
‎
‎Ia menilai, pembangunan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk dunia usaha melalui program CSR.
‎
‎“Di tengah pembangunan saat ini, pendidikan bukan saja menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dari para pengusaha melalui CSR-nya. Terima kasih kepada KIIC atas dukungan dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan,” ujarnya.
‎
‎Sementara itu, salah seorang penerima beasiswa, M. Fahri Gibran dari SMKN 1 Karawang, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan KIIC.
‎
‎“Ini bukan sekadar dana, tapi kepercayaan besar bagi kami. Keterbatasan finansial sering kami hadapi, tapi dengan beasiswa ini semuanya menjadi lebih ringan,” ungkapnya.
‎
‎Ia berjanji akan memanfaatkan bantuan tersebut sebaik mungkin dan berharap program serupa terus berlanjut.
‎
‎“Beasiswa ini sangat membantu meringankan beban kami. Semoga semakin banyak siswa yang bisa merasakan manfaatnya. Terima kasih kepada KIIC atas kepeduliannya,” tuturnya. [Sky]

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *