JAKARTA- Kantor Cabang Perum BULOG Karawang mencatatkan penyerapan gabah dan beras petani hingga mencapai 92.411.420 kilogram (setara 92,41 ribu ton) setara beras. Capaian ini menjadi salah satu penopang utama keberhasilan Perum BULOG memecahkan rekor pengadaan beras nasional terbesar sepanjang sejarah perusahaan berdiri.
“Alhamdulillah sejauh ini kami sudah melakukan penyerapan gabah dan beras petani setara 92.411.420 kg setara beras,” ungkap Pimpinan Cabang Perum BULOG Karawang, Rafki Ismael, dalam keterangannya, Jumat (9/10).
Dia mengungkapkan bahwa penyerapan masif di tingkat daerah dilakukan melalui penguatan jaringan pembelian, optimalisasi momentum panen, serta kolaborasi ketat dengan petani lokal dan penggilingan.
Keberhasilan penyerapan dari wilayah sentra produksi seperti Karawang, kata dia, semakin memperkokoh Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam mendukung ketahanan dan stabilisasi harga pangan nasional.
“Pencapaian di Karawang tersebut sejalan dengan rekor bersejarah BULOG secara nasional,” serunya.
Hingga 8 Oktober 2026, realisasi pengadaan Public Service Obligation (PSO) nasional menembus 4.115.014 ton setara beras, atau 102,88 persen dari target penugasan Pemerintah sebesar 4 juta ton.
Capaian nasional ini melampaui rekor tertinggi BULOG sebelumnya pada tahun 2012 sebesar 3,65 juta ton dan realisasi tahun 2025 sebesar 3,19 juta ton.
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras jajaran di lapangan, termasuk cabang-cabang daerah penyangga pangan seperti Karawang.
“Capaian lebih dari 4 juta ton setara beras ini bukan sekadar angka. Di baliknya ada kerja keras dan dedikasi seluruh insan BULOG di lapangan yang terus menyerap hasil panen petani secara optimal,” ujar Ahmad Rizal. (*)






