Hadapi Musim Hujan, PLN UP3 Karawang Siagakan Personel Amankan Pasokan Listrik

  • Whatsapp

KARAWANG- Listrik Negara (PLN) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Karawang memastikan kesiapsiagaan personel dan peralatan dengan menggelar apel kesiagaan untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan bencana alam, mengingat saat ini sudah masuk musim penghujan.

Manajer PLN UP3 Karawang, Imam Ahmadi mengungkapkan digelarnya apel kesiapsiagaan ini sebagai upaya PLN untuk terus meningkatkan keandalan pasokan listrik di Karawang sehingga masyarakat bisa menikmati listrik dengan aman dan nyaman.

Read More

“Bagaimanapun kondisi yang ada, kami harus siap siaga untuk melayani masyarakat yang ada di kabupaten Karawang ini dengan lebih baik lagi. Kita menyadari saat ini sudah masuk musim penghujan, apalagi dengan adanya Fenomena La Nina yang mengakibatkan curah hujan di Indonesia semakin meningkat dimana ujung dari La Nina ini ada di Indonesia. Disisi lain Karawang ini dialiri oleh sungai-sungai besar, Sungai Citarum hulunya ada di Majalaya, sungai Cibeet hulunya ada di Bogor, Sungai Cilamaya hulunya ada di Kamojing, Situ Kamojing hulunya ada di Purwakarta sehingga kita harus meningkatkan kesiagaan kita” kata Imam selepas kegiatan apel, Kamis (11/11/2020).

Menurut Imam potensi-potensi banjir di Karawang harus segera di antisipasi, tim-nya akan berupaya agar masyarakat Karawang bisa menikmati listrik selama 24 jam.

“Personil yang kami turunkan dari sisi pelayanan teknik ada sekitar 248 orang, pada kondisi-kondisi tertentu kami juga berharap pemeliharaan-pemeliharaan keandalan pasokan listrik ini tidak harus padam, maka dari itu kami juga menurunkan tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan),” ujarnya.

Ia juga berharap keandalan kelistrikan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Karawang, selain itu peran aktif masyarakat untuk melakukan koordinasi dengan pihak PLN sangat dibutuhkan.

“Kami juga berharap peran partisipasi masyarakat Karawang untuk melakukan koordinasi apabila menemukan potensi-potensi yang membahayakan. Tolong sampaikan ke kami bisa melalui Contact Centre 123 atau PLN Mobile ketika melihat potensi bahaya ketenagalistrikan,” pungkasnya.(dmr)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *