Wakil Ketua Komisi IV DPRD Karawang Minta Kasus Sodomi Anak Ditangani Serius

  • Whatsapp

KARAWANG- Kian maraknya kasus kejahatan seksual (pencabulan) terhadap anak di bawah umur yang terjadi beberapa waktu terakhir ini, menjadi keprihatinan sejumlah stakeholder Karawang. Alhasil dengan kian maraknya kasus tersebut, keprihatinan itu mendapat sorotan serius yang salah satunya muncul dari anggota wakil rakyat di Kabupaten Karawang.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kabupaten Karawang, Taufik Ismail atau yang akrab disapa Kang Pipik  pada Jum’at (24/5/2024) pagi.

Dikatakang Kang Pipik, pihaknya sangat mengutuk dan mengecam keras atas maraknya tindakan keji yang dilakukan oleh sejumlah pelaku pencabulan di Karawang, seperti halnya yang telah dilakukan oleh dua tersangka berinisial YI dan YA terhadap belasan anak di bawah umur di Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Saya sungguh prihatin atas adanya kasus tersebut, peristiwa itu sungguh sangat mengerikan dan menjadi bencana sehingga harus menjadi perhatian serius bagi semua stakeholder Karawang, baik legislatif maupun eksekutif dan termasuk Aparatur Penegak Hukum (APH) juga, harus serius menangani kasus ini karena hal tersebut bisa saja menjadi ancaman bagi masa depan generasi bangsa (anak-anak) di Karawang,” ungkapnya.

Menurut pria yang juga merupakan Ketua DPC PDI-Perjuangan di Kabupaten Karawang ini menyebutkan, bahwa dengan maraknya kasus pencabulan di Karawang, tentunya harus bisa menjadi konsentrasi bagi semua stakeholder. Sebab, sambungnya, peristiwa tersebut bisa saja tidak hanya terjadi di Kecamatan Telukjambe Timur saja, akan tetapi bisa saja terjadi di sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

“Pendidikan moral dirasa sangat penting sekali, miris ketika pelaku dikabarkan jebolan suatu pesantren. Pelaku juga dikabarkan dahulu pernah jadi korban pencabulan lalu pelaku balas dendam. Nah kebayang enggak para korban sekarang nanti next time dalam 10-20 tahun lagi lakukan balas dendam lagi. Ini akan menjadi rentetan-rentetan yang sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, lanjut dia, apabila pelaku-pelaku pencabulan ini ada jaringan atau komunitas semacamnya. “Tentunya hal itu harus benar-benar jadi perhatian serius bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, APH, Komnas Perlindungan Anak, tokoh agama hingga stakeholder-stakeholder lainnya yang terkait,” ungkapnya.

Akibat hal itu juga, tambah Kang Pipik menegaskan, bahwa dengan maraknya kasus tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan bagi kalangan orangtua di Karawang terhadap pergaulan dari anak-anaknya lantaran para pelaku itu dari berbagai karakter atau dari kalangan manapun.

“Jadi untuk kain maraknya kasus pencabulan di Karawang ini, sudah saatnya Pemkab Karawang harus lebih fokus lagi dalam menuntaskan kasus kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur, termasuk dengan memberantas jaringan atau komunitas dari para pelaku pencabulan anak tersebut,” tegas Kang Pipik.(red)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *