KARAWANG– PT PLN (Persero) ULP Karawang Kota melaksanakan kegiatan safety briefing Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keselamatan kerja serta kualitas pelayanan kelistrikan di lapangan.
Kegiatan ini merupakan agenda tetap yang digelar sebelum pelaksanaan pekerjaan teknis lapangan, guna memastikan setiap petugas memahami potensi bahaya dan langkah mitigasi yang diperlukan.
Safety Briefing ini menjadi bagian dari upaya preventif PLN dalam mendukung operasional yang andal dan aman, sekaligus memperkuat budaya kerja selamat di lingkungan kerja teknis. Dengan pengarahan langsung dari tim K3L, seluruh petugas diingatkan untuk selalu mematuhi standar operasional prosedur dan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap selama bertugas.
Manager PLN UP3 Karawang, Mahadhir, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata PLN dalam menjaga keselamatan sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
“Keselamatan kerja bukan hanya soal kewajiban, tetapi bagian dari tanggung jawab moral kita dalam melayani masyarakat. Melalui safety briefing ini, kami ingin menegaskan bahwa semangat menyediakan listrik untuk rakyat harus selalu dibarengi dengan kesadaran penuh terhadap pentingnya keselamatan,” ujar Mahadhir.
Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN UID Jawa Barat, Tonny Bellamy, juga mengapresiasi konsistensi ULP Karawang Kota dalam menjaga budaya K3L.
“PLN berkomitmen penuh dalam menyediakan listrik yang andal dan aman. Maka dari itu, setiap aktivitas lapangan harus didasari pada perencanaan yang matang dan pemahaman risiko yang baik. Safety briefing K3L adalah pondasi penting untuk memastikan keselamatan kerja tetap terjaga sekaligus memperkuat keandalan sistem distribusi listrik untuk masyarakat,” kata Tonny.
Dengan adanya safety briefing ini, PLN berharap seluruh petugas di lapangan dapat bekerja lebih sigap, aman, dan tetap produktif dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. PLN terus mendorong budaya keselamatan sebagai bagian dari transformasi pelayanan kelistrikan demi mewujudkan energi yang andal, bersih dan berkelanjutan.(red)






