KARAWANG- Komisi I DPRD Kabupaten Karawang melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) berbasis elektronik atau e-voting pada hari pemungutan suara, Minggu (28/12/2025).
Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan Pilkades berjalan dengan lancar, transparan, aman, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pilkades e-voting tersebut dilaksanakan secara serentak di sembilan desa, yakni Desa Wanakerta (Kecamatan Telukjambe Barat), Desa Payungsari (Kecamatan Pedes), Desa Tanjungmekar (Kecamatan Pakisjaya), Desa Cikampek Selatan (Kecamatan Cikampek), Desa Jatisari (Kecamatan Jatisari), Desa Balongsari (Kecamatan Rawamerta), Desa Sarimulya (Kecamatan Kotabaru), Desa Cikampek Utara (Kecamatan Kotabaru), serta Desa Cadaskertajaya (Kecamatan Telagasari).
Dalam pelaksanaan Monev, Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Karawang yakni H Rusli dan Taman bersama Kadiskominfo Karawang, Poltak didampingi Camat Pakisjaya dan Kapolsek melakukan peninjauan langsung ke Desa Tanjungmekar, Kecamatan Pakisjaya.
Anggota Komisi I DPRD Karawang, Taman, turut hadir untuk memantau secara langsung proses pemungutan suara, kesiapan perangkat e-voting, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.
Menurut Taman, Pilkades berbasis digital merupakan langkah maju dalam mewujudkan demokrasi desa yang modern dan akuntabel. Ia menilai antusiasme masyarakat dalam pelaksanaan Pilkades e-voting sangat tinggi dan menunjukkan kepercayaan publik terhadap sistem pemilihan berbasis teknologi.
“Alhamdulillah, dari hasil monitoring hari ini, pelaksanaan Pilkades e-voting di Desa Tanjungmekar berjalan dengan baik. Sistem ini mampu meminimalisir potensi kecurangan, mempercepat proses penghitungan suara, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil Pilkades,” ujarnya.
Meski demikian, Komisi I DPRD Karawang juga memberikan sejumlah catatan untuk perbaikan ke depan, diantaranya perlunya penambahan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), peningkatan sarana dan prasarana e-voting, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta sosialisasi yang lebih masif kepada masyarakat agar pelaksanaan Pilkades digital semakin optimal.
Pada kesempatan tersebut, Taman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkades e-voting, mulai dari panitia Pilkades, aparat desa, petugas teknis e-voting, hingga unsur TNI dan Polri yang turut menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pemungutan suara berlangsung.
Ia berharap, keberhasilan Pilkades e-voting di Kabupaten Karawang dapat menjadi percontohan bagi daerah lain di Jawa Barat dalam penerapan demokrasi desa berbasis teknologi.(Red)






