KARAWANH- Bupati Karawang, Aep Syaepuloh menyampaikan apresiasi atas gerak cepat jajaran Polres Karawang dalam mengungkap kasus tersebut kurang dari 24 jam setelah laporan diterima polisi.
Ia juga menegaskan bahwa peristiwa ini murni dilatarbelakangi motif ekonomi dan bukan berkaitan dengan konflik kelompok maupun suporter sepak bola.
“Kami apresiasi Polres Karawang karena dalam waktu cepat kasus ini berhasil diungkap. Ini bukan keributan suporter maupun antar pendukung sepak bola. Ini murni pembunuhan,” ujar Aep dalam konferensi pers di Polres Karawang pada Kamis, (14/5).
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan kepolisian guna menjaga situasi keamanan dan memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan adil.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi serta mempercayakan penanganan kasus kepada aparat penegak hukum,” paparnya.
“Perlu kami tegaskan bahwa tidak ada kaitannya dengan supporter Persib maupun Persija. Jadi ini memang pure pembunuhan yang sudah direncanakan pelaku,” katanya.
Aep juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengapresiasi kerja cepat jajaran Polres Karawang dalam mengungkap kasus tersebut.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Karawang mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban. Alhamdulillah sekarang kasusnya sudah terang benderang,” ucapnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan kepolisian, pelaku dan korban memang sudah saling mengenal sebelumnya karena berasal dari lingkungan sekolah yang sama.
“Tadi sudah dijelaskan Pak Kapolres bahwa pelaku memiliki persoalan ekonomi dan terlilit utang. Korban diajak berkeliling oleh pelaku sebelum akhirnya terjadi pembunuhan,” ujarnya.
Aep pun mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Kami berharap masyarakat jangan cepat percaya terhadap informasi yang belum pasti. Hari ini semuanya sudah terungkap secara jelas,” pungkasnya.(red)






