KARAWANG– Sebanyak 52 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Karawang mengikuti kick off program “UMKM Naik Kelas” yang digagas melalui kolaborasi antara Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBP Karawang, Selasa (19/5).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Rektorat UBP Karawang tersebut menjadi langkah awal pelatihan dan pendampingan usaha yang akan berjalan hingga Agustus 2026.
Dekan FEB UBP Karawang, Dr. Citra Savitri mengatakan, program tersebut dirancang untuk membantu para pelaku usaha agar mampu berkembang secara berkelanjutan dan memiliki daya saing lebih kuat.
“Program ini bukan hanya memberikan teori bisnis, tetapi juga pendampingan agar usaha yang dijalankan benar-benar berkembang dan menghasilkan keuntungan,” ujarnya.
Menurutnya, para peserta akan mendapatkan pelatihan rutin setiap hari Sabtu sepanjang Juni hingga Juli 2026. Materi yang diberikan mencakup penguatan manajemen usaha, strategi pemasaran, hingga pengembangan produk.
Selain pendampingan dari akademisi, para pelaku UMKM juga akan dibimbing langsung oleh praktisi bisnis agar memiliki pengalaman dan gambaran nyata dalam menjalankan usaha.
“Sebagian peserta ada yang usahanya masih baru berjalan, sehingga perlu pendampingan agar lebih matang dalam berwirausaha,” katanya.
Sementara itu, Rektor UBP Karawang, Assoc. Prof. Dr. Budi Rismayadi menegaskan perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, termasuk dalam penguatan sektor UMKM.
Menurutnya, UMKM menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah sehingga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah, akademisi maupun praktisi usaha.
“Kami ingin ilmu yang dimiliki kampus bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM,” ujarnya.
Ia berharap program tersebut mampu membentuk pola pikir usaha yang lebih kuat sehingga para pelaku UMKM lebih siap menghadapi persaingan dan mampu meningkatkan skala bisnisnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang, Dindin Rachmady mengapresiasi keterlibatan dunia akademik dalam mendukung pengembangan UMKM di Karawang.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi menjadi langkah positif untuk membantu pelaku usaha menghadapi tantangan bisnis sekaligus memperluas peluang pasar.
“Pendampingan seperti ini sangat dibutuhkan agar UMKM di Karawang semakin berkembang dan mampu bersaing,” pungkasnya.(Red)






