KARAWANG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus membekali warga binaan dengan keterampilan produktif.
Langkah ini dipertegas melalui kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari PT Pupuk Kujang Cikampek ke Lapas Kelas IIA Karawang pada Kamis (15/10/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi interinstansi dalam menyukseskan program pembinaan kemandirian regional dan ketahanan pangan kawasan.
Dalam agenda tersebut, tim dari PT Pupuk Kujang meninjau langsung Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Karawang, serta melihat progres program Ketahanan Pangan di Walahar yang merupakan hasil kolaborasi solid antara Kodim 0604/Karawang dan Lapas Karawang.
Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Ia menegaskan bahwa pembinaan kemandirian berbasis pertanian dan ketahanan pangan menjadi modal penting bagi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.
“Kolaborasi bersama PT Pupuk Kujang ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang kami miliki. Kami ingin memastikan warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga pulang membawa keterampilan nyata di bidang pertanian yang berdampak langsung pada ketahanan pangan daerah,” ujar Kalapas Karawang, Ma’ruf.
Ma’ruf juga menambahkan bahwa kehadiran pihak swasta dan instansi vertikal seperti TNI sangat krusial dalam menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan mampu mencetak warga binaan yang mandiri, berdaya, sekaligus produktif demi mewujudkan Karawang yang lebih maju.
Pertemuan tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi teknis mengenai potensi bantuan penyaluran pupuk, edukasi tata cara bertani yang efektif, hingga peluang kerja sama jangka panjang di sektor agrobisnis produktif yang dikelola oleh warga binaan.






