KARAWANG- Sejak di buka pertengahan bulan Juni 2021 lalu. Jumlah pendaftar PT CSI di aplikasi Info Loker sangat membludak. Bahkan, akibat banyaknya jumlah pendaftar. Aplikasi buatan Diskominfo Karawang sempat down. Karena tak bisa menampung banyaknya jumlah pencari pekerja (Pencaker) yang mendaftar.
Kabid Penempatan Kerja Disnakertrans Karawang, Endang Syarifudin mengungkapkan, PT CSI membuka ratusan lowongan kerja khusus untuk warga Karawang. Jumlah lowongan yang tersedia yaitu 200 orang untuk operator produksi dan 496 orang untuk operator sewing (jahit).
Pihak Disnaker memastikan, jika ribuan orang yang mendaftar semuanya ber-KTP Karawang. Pasalnya, akun di aplikasi infoloker, hanya bisa dibuat dengan NIK e-KTP Karawang.
“Jumlah pendaftar di aplikasi mencapai lima ribu orang. Kami pastikan, semuanya adalah warga ber-KTP Karawang,” ungkap Endang, Senin, (21/06).
Untuk menghindari terjadinya kerumunan, kata Endang, pihaknya melakukan skema penjadwalan tes. Sehingga, ribuan peserta tes tidak datang di waktu yang bersamaan.
Jika pun terjadi kerumunan di lingkungan Disnakertrans Karawang, lanjut Endang, pihak ya sudah bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Karawang. Untuk memecah kerumunan yang terjadi disana.
“Meski sudah dijadwal tapi tetap saja, yang harus datang jam 1 mereka datang jam 7. Anak-anak kita kan tidak semua dari kota, kasihan yang jauh kalau suruh pulang lagi,” ungkap Endang.
“Makanya disini diawasi sama Satpol PP. Kalau ada kerumunan, kita pecah mereka,” imbuhnya.
Endang memastikan, proses rekrutmen PT CSI berjalan sesuai standar prokes Covid-19. Mulai dari masuk lingkungan tes hingga selesai. Semuanya diwajibkan menerapkan protokol 5M.
“Disini kita lakukan cek suhu, kemudian wajib pakai masker dan double pemakaian hand sanitizer. Sejauh ini semua masih aman terkendali,” pungkasnya.(dmr)






