KARAWANG- Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang, Asep Junaedi mengungkapkan, setiap pekan guru di Karawang dilakukan tes Swab.
“Setiap satu pekan ataupun 14 hari guru-guru di sekolah akan kita tes swab baik itu antigen maupun PCR,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang Asep Junaedi, Kamis (21/10/2021).
Dirinya mengungkapkan tes swab terhadap guru itu guna mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 saat PTM terbatas di sekolah.
“Upaya ini untuk mencegah klaster sekolah. Tes dilakukan pihak satgas dari dinas kesehatan maupun Puskesmas,” imbuh dia.
Dikatakan dia, siswa juga dites swab secara acak untuk memastikan kondisi mereka tetap sehat.
Hasil dari testing swab tersebut, lanjutnya, akan dilaporkan kepada dinas melalui koordinator wilayah kecamatan bidang pendidikan (Koorwilcambidik) di masing-masing kecamatan.
Jika berdasarkan hasil swab tersebut diketahui ada yang positif, maka akan dilakukan tracing di sekolah bersangkutan.
“Kalau ada lebih dari 2 persen yang positif sekolah ditutup kembali,” katanya.
PTM terbatas di Karawang masih tetap berjalan. Semua sekolah dasar (SD), PAUD, SMP di Karawang masih melaksanakan PTM sesuai protokol kesehatan dan SKB 4 menteri.
Dirinya meminta setiap satgas sekolah terus melakukan pengawasan protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Semua sarana prasarana prokes harus dipastikan tersedia dengan baik.
“Tempat cuci tangannya, hand sanitizer, masker dan juga alat cek suhu tubuh harus dipastikan semua berfungsi dengan baik,” terang dia.
Asep menambahkan, sejauh ini belum ada laporan kasus Covid-19 selama pelaksanaan PTM terbatas di sekolah.
“Alhamdulillah sejauh ini belum ada laporan kasus dari kegiatan PTM. Semoga tidak ada, maka diperlukan peran semua pihak dalam upaya pengawasan prokes selama PTM,” pungkasnya.(dmr)






