KARAWANG- Mustasyar PCNU Karawang, Ahmad Zamakhsyari mengatakan, ketua PCNU Karawang saat ini, Achmad Ruhyat Hasbi merupakan sosok yang paling pas untuk kembali memimpin kembali NU di Karawang.
Ketua DPC Gerindra Lebih Pilih Terima Tamu, Kang Jimmy Akan Laporkan Kepada 08
Hal itu menyusul banyaknya sosok yang menasbihkan diri sebagai calon ketua pada Konfercab PCNU Karawang mendatang. Mulai dari pengurus NU, politisi hingga pengusaha.
Sebagai sosok yang terlahir dari kalangan santri, ia menjelaskan bahwa sosok ideal ketua PCNU itu bukan hanya yang bisa ceramah.
Disebut Tidak Disambut Kang Jimmy, Ketua Gerindra Karawang Sebut Kos Raja Wae
“Pertama, ini NU, jadi paling tidak Bacalon Ketua Tanfidz NU itu bukan hanya bisa ceramah, tetapi harus betul-betul bisa menguasai kitab kuning, kitab warisan dari para ulama, itu harus betul-betul dipahami,” ujar Jimmy sapaan akrabnya, Kamis (10/3).
Pasalnya, menjadi hal yang lucu nantinya jika sosok ketua NU tidak paham rujukan kitab yang notabene merupakan tradisi NU dalam setiap pengajiannya.
“NU itu kan bukan Nahdlatut Tujjar, bukan pengusaha, politisi dan yang lainnya. Masa ketua NU gak bisa ngaji alfiyah kan lucu nantinya, masa ketua NU gak paham rujukan kitab-kitab pesantren,” ulas adik kandung kang Uyan ini.
Kedua, kata dia, orang yang mau menjadi Ketua NU harus punya niatan ikhlas lillahi taala. “Semata-mata untuk mengabdi. Jadi jangan punya unsur lain selain pengabdian,” terangnya.
Kang Jimmy mengingatkan, jika nantinya ada politisi yang ngebet mencalonkan diri sebagai ketua NU Karawang, diharapkan agar mengundurkan diri dari jabatan politiknya.
“Kalau ada politisi yang mau nyalon, yang pertama mereka harus mundur dulu dari jabatan politiknya, karena ini berkaitan dengan AD/ART. Boleh berpartai tetapi tidak boleh praktis. Tidak boleh memiliki jabatan strategis,” tegas kang Jimmy.
Sementara untuk sosok pengusaha, ia menyarankan agar membuktikan dulu kecintaannya terhadap NU. “Ngabdi dulu aja lah di NU, buat apa sih pengusaha jadi ketua PCNU? Kalau memang ingin membantu NU bantu aja dari sekarang. Katanya kan ingin beliin mobil operasional tiap kecamatan. Jadi buktikan dulu aja dari sekarang,” ucapnya.
Mantan Wakil Bupati Karawang ini pun mencontohkan, PCNU Karawang sudah pernah dipimpin oleh seorang pengusaha, namun kenyataanya, kinerja organisasi tidak jauh lebih baik saat dipimpin oleh kang Uyan yang berlatar belakang santri.
“NU sudah pernah dikuasai pengusaha besar sekaliber H. Ahmad Marzuqi yang hari ini jadi Plt Bupati Bekasi, tetapi signifikasi dalam menggerakkan organisasi, ataupun silaturahmi ke pesantren saya kira lebih maju oleh kang Uyan,” paparnya.
Maka ia menilai, NU Karawang di bawah komando Kang Uyan saat ini sudah tepat untuk melanjutkan kembali kepemimpinannya.
“Saya kira NU saat ini lebih maju oleh kang Uyan, baik ketika menggerakkan organisasinya dan juga silarurahmi ke setiap pesantren,” pungkasnya. (dmr)






