KARAWANG- Wakil Bupati (Wabup) Karawang Aep Syaepuloh akhirnya turun tangan membayar tunggakan listrik Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Tarum hingga sempat alami pemutusan.
Wakil Bupati Aep Syaepuloh mengatakan akan segera membayar tagihan listrik Perumdam Tirta Tarum Karawang agar pelayanan publik kembali berjalan.
“Siang ini kami akan lunasi tagihannya,” kata Aep usai bertemu dengan pihak PLN Karawang di kantornya, Senin (22/08/2022).
Sebelumnya, PLN Karawang sempat memutus aliran listrik Perumdam Tirta Tarum Karawang usai mengunggak hutang listrik hingga 1,2 Milyar.
Manager UP3 PLN Karawang Imam Ahmadi membenarkan jika aliran listrik Perumdam Tirta Tarum diputus karena belum membayar tagihan listrik hingga bulan Agustus.
“Jadi Perumdam hingga bulan ini belum bayar listrik,” kata Imam ditemui di kantornya, Senin (22/8/2022).
Pihaknya juga mengakui sudah melayangkan surat peringatan terhadap Perumdam Tirta Tarum agar tagihan listrik segera dibayar. Namun karena Perumdam tidak juga melakukan pembayaran pihaknya terpaksa memutus aliran listrik sampai ada pembayaran.
“Kami sudah memberitahu pihak Perumdam agar segera menyelesaikan tunggakan, namun belum juga dibayar,” bebernya.
Sementara itu, saat dihubungi Humas Perumdam Tirta Tarum Ali mengatakan tagihan listrik Perumdam Tirta Tarum dalam sebulan sebesar mencapai Rp 1,2 miliar. Tagihan sebesar itu untuk 21 kantor cabang Perumdam Tirta Tarum.
“Semua tagihan mencapai Rp 1,2 miliar. Paling besar kantor cabang Karawang mencapai Rp 200 juta perbulan,” ungkap Ali.(Yfs)






