Antusias Mahasiswa Tinggi, UBP Karawang Gaungkan Bisnis Berkelanjutan Lewat Seminar Nasional Industri Kreatif

  • Whatsapp

KARAWANG– Antusiasme ratusan mahasiswa memenuhi Aula Rektorat Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang saat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Program Studi Manajemen UBP Karawang bersama Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia (UNIBI) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Building Business Sustainability Through Creative Industry Collaboration”, Rabu (19/11/2025).

Total 806 mahasiswa dari kedua kampus, khususnya angkatan 2023–2024, hadir mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari implementasi MoU UBP Karawang dan UNIBI dalam dua tahun terakhir. Kolaborasi akademik tersebut diperkuat melalui program visiting lecture, pertukaran dosen, hingga pengembangan kegiatan akademik lainnya.

Seminar ini menghadirkan empat narasumber, yaitu Dr. Citra Savitri, S.E., M.M. (Dekan FEB UBP Karawang), Antonius Bimo Rentor, S.E., M.Ak., CTA (Kepala Pusat Inkubator Bisnis UNIBI), Dr. H. Uus MD. Fadli, Ir., S.E., M.M. (Wakil Rektor III UBP Karawang) dan Gunawan Ardijanto, ST., CPC., QWP. (Founder CV Agoen Consultant).

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBP Karawang, Dr. Citra Savitri, S.E., M.M mengatakan, dalam seminar ini para pemateri menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, pelaku usaha dan inkubator bisnis untuk membangun keberlanjutan usaha di era ekonomi kreatif.

Dirinya mengungkapkan, kerja sama semacam ini menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami strategi bisnis yang relevan, adaptif dan berdaya saing.

“Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan mahasiswa mengenai strategi membangun usaha berkelanjutan, pemanfaatan teknologi digital, serta model kolaborasi kreatif yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Dengan antusiasme mahasiswa yang tinggi, seminar nasional ini diharapkan dapat menjadi pemantik semangat generasi muda untuk terjun ke dunia usaha, khususnya di sektor industri kreatif yang tengah berkembang pesat.

Sementara itu Dr Suroso MM selaku Kaprodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis mengatakan, tantangan untuk membangun kolaborasi antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan sektor industri kreatif. Kolaborasi ini dinilai penting agar mahasiswa mampu mengembangkan ide bisnis dan siap menghadapi kebutuhan industri.

“Kuncinya adalah keberanian mahasiswa untuk terlibat, membangun jaringan, serta mengembangkan proposal bisnis yang bisa diterapkan,” tambah Suroso.

Suroso menambahkan mahasiswa harus siap terjun ke dunia usaha dengan dibekali wawasan tentang bagaimana memulai bisnis kreatif, memahami tantangan, serta berani mengajukan proposal usaha yang berpotensi didukung CSR dari mitra industri.

“Kolaborasi ini dinilai penting agar mahasiswa mampu mengembangkan ide bisnis dan siap menghadapi kebutuhan industri. Kuncinya adalah keberanian mahasiswa untuk terlibat, membangun jaringan, serta mengembangkan proposal bisnis yang bisa diterapkan,” tambah Suroso.

Koordinator Mata Kuliah Kewirausahaan, Robby Fauji, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kampus telah menyiapkan berbagai program sebagai ruang implementasi mahasiswa dengan penguatan materi bisnis, keuangan, dan pemasaran digital

“Tujuannya agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengembangkan dan menjalankan bisnis mereka sendiri,” pungkasnya.(Red)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *