KARAWANG– PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transisi energi nasional melalui keandalan pasokan listrik untuk sektor industri hijau.
Dukungan ini diwujudkan dalam kesiapan suplai daya hingga 2 × 27.700 kVA bagi PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB), yang hari ini melaksanakan groundbreaking pembangunan pabrik baterai kendaraan listrik di Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat.
Acara groundbreaking ini dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi di Tanah Air.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat, Tonny Bellamy, menyampaikan bahwa PLN telah menyiapkan daya awal sebesar 2.075 kVA yang saat ini sudah tersambung untuk mendukung proses konstruksi pabrik. Ke depannya, daya akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai 2 × 27.700 kVA pada tahun 2027, sesuai kebutuhan operasional dan ekspansi industri pelanggan.
“Groundbreaking hari ini adalah langkah awal dari hadirnya pusat produksi baterai kendaraan listrik kelas dunia di Karawang. PLN siap mendukung penuh proses pembangunan ini dengan suplai listrik yang andal, efisien, dan berkelanjutan,” ujar Tonny.
Proyek ini dioperasikan oleh PT Aneka Tambang (Antam), PT Indonesia Battery Corporation (IBC), dan perusahaan asal China yakni Ningbo Contemporary Brunp Lygend Co. Ltd. (CBL) yang merupakan perusahaan patungan dari CATL, Brunp dan Lygen). Target kapasitas produksi awal sebesar 15 GWh per tahun, dan akan menjadi pilar penting dalam rantai pasok kendaraan listrik global.
Direktur Hubungan Kelembagaan IBC , Reynaldi menyampaikan apresiasi atas kecepatan dan ketepatan layanan PLN dalam merespons kebutuhan kelistrikan industri besar seperti ini.
“Pasokan listrik yang stabil adalah faktor kunci. Sejak awal, PLN menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam mendampingi proyek ini,” jelas Reynaldi.
Langkah ini sejalan dengan visi besar Indonesia menuju Net Zero Emissions pada 2060, sekaligus memperkuat peran PLN sebagai mitra strategis dalam pembangunan industri hijau nasional.
PLN terus mendorong terwujudnya ekosistem industri berbasis energi bersih melalui penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal, pelayanan yang responsif, dan kolaborasi dengan pelaku industri strategis.(red)






