Ketua BM PAN Rengasdengklok Ingatkan Warga Waspada Gerakan Identitas yang Memecah Belah Umat

  • Whatsapp

KARAWANG– Perbincangan hangat mencuat di salah satu grup informasi wilayah Karawang di media sosial Facebook terkait aktivitas rekrutmen dari sebuah kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai organisasi Islam.

Fenomena ini menarik perhatian Ketua DPC Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) Kecamatan Rengasdengklok, Denny Riswanto.

Menanggapi hal tersebut, Denny mengingatkan masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial dan lebih waspada terhadap pola gerakan paham identitas yang berpotensi mengeksploitasi perbedaan demi memecah belah umat.

“Waspadai gerakan yang membangun narasi identitas tertentu untuk menjatuhkan pihak lain. Ini bisa jadi pintu masuk perpecahan di tengah umat,” ujar Denny, Selasa (29/7/2025).

Denny menegaskan bahwa perbedaan pemahaman dalam beragama merupakan hal yang wajar selama tidak menyimpang dari akidah dan tidak mengajak kepada perpecahan. Ia mendorong masyarakat untuk senantiasa memaknai perbedaan dalam semangat saling menghargai dan menjaga persatuan.

“Indonesia dikenal sebagai bangsa yang santun dan ramah. Perbedaan seharusnya memperkaya, bukan memecah belah. Kita harus tetap menjaga ukhuwah dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang menyesatkan,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kembali kepada nilai-nilai Islam yang menekankan persaudaraan dan kedamaian, sebagaimana yang tertuang dalam Al-Qur’an Surah Al-Hujurat ayat 13, yang mengajarkan bahwa manusia diciptakan berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar saling mengenal, bukan saling membenci.

“Kalau ada kelompok yang berbeda pandangan, itu sah-sah saja. Selama tidak bertentangan dengan akidah dan tidak membawa misi perpecahan, kita harus tetap saling menghormati,” tutup Denny.

Diskursus ini menjadi pengingat bahwa ruang digital harus digunakan secara bijak, terlebih dalam hal yang berkaitan dengan isu keagamaan yang sensitif.(red)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *