Bekali Lulusan dengan Magang dan Teknologi Era AI, UBP Karawang Lepas 898 Wisudawan Siap Kerja

  • Whatsapp

KARAWANG– Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang resmi meluluskan 898 wisudawan pada Wisuda ke-11 yang digelar selama dua hari.

Rektor UBP Karawang, Prof. Dr. Dedi Mulyadi, S.E., M.M., menyebut momen ini menjadi tonggak penting karena berlangsung bersamaan dengan usia kampus yang kini 11 tahun.

Dalam sambutannya, Prof. Dedi menjelaskan bahwa UBP Karawang menerapkan kurikulum yang menekankan kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja. Salah satu pembekalan utama ialah kewajiban magang satu semester (3 SKS) bagi seluruh mahasiswa.

“Tidak mungkin semua dibekali teori tanpa praktik. Maka magang di semester lima itu yang memperkenalkan mereka pada ekosistem dunia kerja,” jelasnya.

Program magang tersebut memungkinkan mahasiswa melihat langsung sistem kerja sesuai bidangnya masing-masing, baik di perusahaan, instansi pemerintah, maupun lembaga profesional lainnya. Menurutnya, pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang tantangan dunia kerja setelah lulus.

“Lulusan S1 sering bertanya: di mana saya bekerja, seperti apa pekerjaannya. Nah, pengalaman magang memberi mereka bekal agar tidak canggung ketika masuk dunia kerja,” tambahnya.

Laboratorium Lengkap Perkuat Kompetensi Mahasiswa

Selain magang, UBP Karawang juga memperkuat proses pembelajaran melalui fasilitas laboratorium yang lengkap. Mulai dari laboratorium terpadu, komputer, teknik mesin, teknik industri, farmasi, hingga laboratorium non-teknik seperti psikologi, manajemen, dan akuntansi.

“Kami ingin mahasiswa sudah siap mental dan siap kompetensi sebelum memasuki dunia industri,” tegas Prof. Dedi.

12 Wisudawan Terbaik Dipilih dari Berbagai Aspek

Pada wisuda tahun ini, UBP Karawang menetapkan 12 wisudawan terbaik yang mewakili masing-masing program studi. Penilaiannya tidak hanya berdasarkan nilai akademik, tetapi juga memperhatikan ketepatan waktu kelulusan, aktivitas organisasi, kontribusi selama kuliah, serta prestasi di berbagai kompetisi dan penelitian.

“Walaupun nilainya sama, belum tentu dua-duanya jadi terbaik. Kami melihat keaktifan, prestasi, dan kontribusi selama menjadi mahasiswa,” jelasnya.

Pesan Rektor: Jangan Berhenti Belajar, Kuasai AI

Menutup pesannya, Prof. Dedi mengingatkan seluruh lulusan agar tidak cepat puas dengan ijazah yang mereka terima. Ia menegaskan bahwa tantangan dunia kerja semakin besar seiring perkembangan teknologi, terutama kecerdasan buatan (AI).

“Fakta di lapangan yang utama sekarang adalah AI. Maka saya berharap alumni tidak puas dengan ijazah. Ikuti kursus, pelatihan, kegiatan apa pun yang relevan. AI tidak bisa kita tinggalkan,” tegasnya.

Dengan bekal kurikulum magang, fasilitas laboratorium lengkap, serta dorongan untuk terus beradaptasi dengan teknologi baru, UBP Karawang berharap lulusan Wisuda ke-11 dapat menjadi generasi unggul yang siap bersaing di dunia kerja nasional maupun global.(Red)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *