Peduli Banjir Karawang, PHE ONWJ Salurkan Bantuan untuk Warga Sedari

  • Whatsapp

CIBUAYA- PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak banjir dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang.

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana.

Supervisor Produksi PHE ONWJ, Iyan Sopian, mengatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap desa-desa yang berada di sekitar wilayah operasional.

“Kami berupaya hadir untuk membantu masyarakat di wilayah yang bersinggungan langsung dengan aktivitas perusahaan. Bantuan ini memang belum bisa memenuhi seluruh kebutuhan, namun diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir,” kata Iyan, Selasa (20/1/2026).

Ia menjelaskan, pendistribusian bantuan untuk wilayah Kabupaten Karawang dilakukan secara bertahap. Tahap pertama dipusatkan di Desa Sedari karena jalur akses menuju lokasi kerja perusahaan melewati wilayah tersebut.

“Untuk tahap awal kami fokuskan di Desa Sedari. Selanjutnya, tahap kedua akan kami salurkan di wilayah Karawang lainnya dengan menggandeng PWI Karawang,” jelasnya.

Selain bantuan darurat banjir, Iyan menegaskan PHE ONWJ secara konsisten menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) setiap tahun.

Sepanjang 2025, perusahaan telah melaksanakan berbagai program sosial, di antaranya upaya mitigasi abrasi di Desa Karangsari serta pengurugan halaman SDN Sedari guna meningkatkan kenyamanan aktivitas belajar mengajar.

“Program CSR akan terus kami jalankan secara berkelanjutan sebagai komitmen perusahaan terhadap masyarakat sekitar,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Sedari, Karyudi, mengungkapkan banjir yang melanda wilayahnya telah berlangsung sekitar satu pekan dan berdampak pada ratusan kepala keluarga.

“Di Desa Sedari terdapat sekitar 900 kepala keluarga. Saat ini sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing meski kondisi banjir belum sepenuhnya surut,” ujar Karyudi.

Pemerintah desa, lanjutnya, telah menyiapkan posko dan tenda pengungsian sebagai langkah antisipasi. Bahkan Wakil Bupati Karawang sempat meninjau langsung lokasi banjir dan membantu proses pendirian tenda pengungsian. Namun hingga saat ini, tenda tersebut belum digunakan sebagai tempat mengungsi.

“Untuk sementara tenda digunakan untuk kegiatan pelayanan masyarakat seperti pengobatan gratis. Warga masih memilih bertahan di rumah, kecuali jika debit air kembali meningkat,” katanya.

Karyudi juga menyampaikan adanya insiden darurat selama banjir, yakni dua warga yang menjadi korban serangan ular kobra. Salah satu korban mengalami gigitan dan telah mendapatkan penanganan medis serta bantuan dari pawang ular asal Purwakarta, Panji Petualang, dengan kondisi yang kini berangsur membaik. Sementara korban lainnya terkena semburan bisa dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Rengasdengklok.

“Meski secara fasilitas rumah sakit tersebut seharusnya belum menerima pasien BPJS, berkat respons cepat pemerintah daerah, camat, dan kepala desa, korban tetap bisa mendapatkan perawatan. Alhamdulillah proses penanganan berjalan dengan baik,” jelasnya.

Atas berbagai bantuan yang diberikan, Pemerintah Desa Sedari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu, termasuk Pertamina PHE ONWJ.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Semoga bantuan ini dapat tersalurkan secara merata dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak banjir,” pungkas Karyudi.

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *