Awal Ramadan Berpotensi Berbeda, Kemenag Karawang Ajak Warga Tetap Rukun

  • Whatsapp

KARAWANG– Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang menilai potensi perbedaan penetapan awal Ramadan 1447 Hijriah di Indonesia merupakan hal yang wajar.

Kepala Kantor Kemenag Karawang, H. Sopian, mengatakan perbedaan awal bulan Hijriah terjadi karena adanya variasi metode yang digunakan oleh organisasi kemasyarakatan Islam, seperti hisab, rukyatul hilal, maupun sistem kalender Hijriah.

Menurutnya, pemerintah masih menunggu hasil sidang isbat yang akan dipimpin Menteri Agama untuk menetapkan awal Ramadan secara resmi. Karena itu, pemerintah daerah, termasuk jajaran Kemenag Karawang, belum bisa memastikan apakah puasa akan dimulai pada Rabu atau Kamis.

“Keputusan resmi baru ditetapkan setelah sidang isbat. Jadi saat ini kami masih menunggu hasilnya,” ujarnya.

Menjelang penetapan tersebut, pemantauan hilal juga dilakukan di berbagai daerah. Tahun ini, Karawang melaksanakan rukyatul hilal secara mandiri karena sudah memiliki peralatan sendiri. Sebelumnya, kegiatan pemantauan biasanya dilakukan bersama daerah lain, seperti Subang.

Sopian menjelaskan, lokasi pemantauan semula direncanakan di kawasan pantai. Namun, karena kondisi cuaca dan situasi yang kurang mendukung, tempat pemantauan dipindahkan ke Yayasan Yafimnas.

Ia mengimbau masyarakat untuk menerima hasil sidang isbat dengan lapang dada, baik jika awal Ramadan ditetapkan pada Rabu maupun Kamis.

“Perbedaan jangan sampai menimbulkan polemik. Yang terpenting adalah menjaga kerukunan dan saling menghargai,” katanya.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menghormati kebijakan pemerintah daerah terkait penutupan tempat hiburan malam selama Ramadan.

Kebijakan tersebut, kata Sopian, bertujuan menciptakan suasana yang kondusif bagi umat Islam dalam menjalankan ibadah.

“Bukan untuk menghambat usaha, tetapi agar umat Islam bisa beribadah dengan tenang dan khusyuk,” tegasnya.

Ia berharap Ramadan tahun ini dapat dilalui dengan suasana damai, penuh persatuan, serta semangat saling menghormati antar sesama.(Red)

  • Whatsapp

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *