KARAWANG – Dalam rangka memperingati World Cleanup Day dan World Habitat Day tahun 2025, Telaga Desa KIIC menggelar kegiatan peduli lingkungan di kawasan Karawang, Selasa (14/10/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Para peserta diajak berpartisipasi dalam aksi nyata seperti membersihkan sampah, menanam pohon, serta menjaga habitat sekitar agar tetap lestari.
Dengan mengusung tema “Menuju Indonesia Bersih 2029”, acara ini mendukung target nasional untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya KIIC–Telaga Desa (Agro-Enviro Education Park), KSM Sahabat Lingkungan, dan Sampoerna untuk Indonesia, serta puluhan perusahaan dan mitra industri yang berpartisipasi aktif.
Penanggung jawab program Telaga Desa KIIC, Satia Gumilar, mengatakan kegiatan ini akan dijadikan agenda rutin setiap tahun sebagai upaya membangun kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami ingin mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga bumi. Gerakan kecil yang dilakukan bersama akan memberikan dampak besar bagi lingkungan,” ujar Satia.
Menurut Satia, sekitar 50 perusahaan hadir dalam kegiatan tersebut, baik anggota Telaga Desa maupun calon anggota yang diundang secara khusus. Sebagian besar perusahaan telah bekerja sama dengan vendor dalam proses pengelolaan dan pemilahan sampah di kawasan industri.
Sementara itu, Plt Sekretaris DLHK Karawang yang juga Kepala Bidang Kebersihan DLHK Karawang, Agus Mustaqim, menyampaikan apresiasi kepada pihak pengelola kawasan KIIC atas pelaksanaan kegiatan World Cleanup Day di lingkungannya.
“Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pengelola kawasan KIIC yang telah melaksanakan kegiatan peduli lingkungan ini. Hal ini sejalan dengan arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Bupati Karawang untuk menjaga agar daerah kita tetap bersih,” kata Agus.
Agus berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan sekali, tetapi terus berlanjut dan melibatkan kolaborasi dengan para penggiat lingkungan. DLHK Karawang sendiri telah menghadirkan sekitar 10 penggiat lingkungan untuk memberikan saran, arahan, dan pelatihan terkait pengelolaan sampah di kawasan industri.
“Semoga dengan kehadiran para penggiat lingkungan ini, pengelolaan sampah di kawasan KIIC dapat berjalan lebih baik dan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Persampahan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, dunia industri bersama masyarakat menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan menuju Indonesia Bersih 2029.(red)






